Wonosobo, sebuah kabupaten di Jawa Tengah, menyimpan kekayaan kuliner yang tak ternilai harganya. Selain terkenal dengan dataran tinggi Dieng yang mempesona, Wonosobo juga memiliki beragam hidangan khas yang menggugah selera. Mari kita telusuri beberapa resep makanan khas Wonosobo yang wajib dicoba.
Mie Ongklok
Mie Ongklok adalah ikon kuliner Wonosobo yang paling populer. Keunikan mie ini terletak pada kuahnya yang kental dan berwarna coklat pekat. Kuah ini terbuat dari campuran ebi, tepung kanji, gula jawa, dan bumbu-bumbu rahasia lainnya. Mie yang digunakan biasanya mie kuning basah yang ditaburi dengan irisan kol, daun kucai, dan taburan bawang goreng. Yang paling istimewa, Mie Ongklok disajikan dengan sate sapi dan tempe kemul yang semakin menambah kenikmatannya.
Resep Mie Ongklok (untuk 4 porsi):
- Bahan Kuah: 200 gram ebi kering (rendam air panas), 100 gram tepung kanji, 200 gram gula jawa, 5 siung bawang putih, 3 siung bawang merah, 1 sendok teh merica bubuk, garam secukupnya, air secukupnya.
- Bahan Mie: 500 gram mie kuning basah, 100 gram kol (iris tipis), 50 gram daun kucai (iris tipis), bawang goreng secukupnya.
- Pelengkap: Sate Sapi, Tempe Kemul.
Cara Membuat:
- Haluskan ebi yang sudah direndam bersama bawang putih, bawang merah, dan merica.
- Larutkan tepung kanji dengan sedikit air.
- Rebus air hingga mendidih, masukkan bumbu halus, gula jawa, dan garam. Masak hingga gula larut.
- Masukkan larutan tepung kanji sedikit demi sedikit sambil terus diaduk hingga kuah mengental.
- Rebus mie kuning hingga matang, tata di mangkuk bersama irisan kol dan daun kucai.
- Siram dengan kuah kental, taburi bawang goreng, dan sajikan dengan sate sapi serta tempe kemul.
Tempe Kemul
Tempe Kemul adalah gorengan tempe khas Wonosobo yang unik karena dilapisi adonan tepung yang tebal dan renyah. Adonan ini biasanya terbuat dari tepung terigu, tepung beras, kunyit, dan bumbu lainnya yang membuat warnanya kuning keemasan dan rasanya gurih. Tempe Kemul paling nikmat disantap selagi hangat dengan cabe rawit atau saus sambal.
Resep Tempe Kemul (untuk 10 buah):
- Bahan: 1 papan tempe (iris tipis), 150 gram tepung terigu, 50 gram tepung beras, 1 sendok teh kunyit bubuk, 2 siung bawang putih (haluskan), 1/2 sendok teh ketumbar bubuk, garam secukupnya, air secukupnya.
Cara Membuat:
- Campurkan tepung terigu, tepung beras, kunyit bubuk, bawang putih halus, ketumbar bubuk, garam, dan air. Aduk rata hingga menjadi adonan yang kental.
- Celupkan irisan tempe ke dalam adonan tepung hingga seluruh permukaannya tertutup rata.
- Goreng dalam minyak panas hingga berwarna kuning keemasan dan renyah.
- Angkat dan tiriskan. Sajikan selagi hangat.
Purwaceng
Selain makanan berat, Wonosobo juga terkenal dengan minuman tradisionalnya, yaitu Purwaceng. Purwaceng adalah tanaman herbal yang tumbuh subur di dataran tinggi Dieng. Minuman ini dipercaya memiliki khasiat meningkatkan stamina dan vitalitas. Purwaceng biasanya disajikan hangat sebagai minuman penghangat tubuh di tengah udara dingin Dieng.
Cara Membuat Minuman Purwaceng:
- Keringkan akar dan daun Purwaceng.
- Rebus Purwaceng kering dengan air secukupnya hingga mendidih.
- Saring air rebusan, tambahkan gula atau madu sesuai selera.
- Sajikan selagi hangat.
Itulah beberapa resep makanan khas Wonosobo yang bisa Anda coba di rumah. Selamat mencoba dan semoga bermanfaat!
Leave a Reply