Kalimantan Tengah, dengan hutan hujan tropisnya yang luas dan sungai-sungai besar, memiliki kuliner yang unik dan kaya rasa. Masakan di sini seringkali memanfaatkan bahan-bahan alami yang tumbuh subur di wilayah tersebut, seperti ikan sungai, umbut rotan, dan berbagai jenis rempah-rempah lokal. Berikut adalah beberapa resep makanan khas Kalimantan Tengah yang patut dicoba:
Juhu Singkah
Juhu Singkah adalah hidangan sayur yang menggunakan bahan utama umbut rotan muda yang disebut “singkah”. Rasanya sedikit pahit namun segar, dipadukan dengan kuah santan yang gurih dan pedas. Biasanya, juhu singkah dimasak dengan ikan baung atau ikan patin, namun bisa juga menggunakan ayam atau daging.
Bahan-bahan:
- 500 gram singkah, bersihkan dan potong-potong
- 500 gram ikan baung/patin, potong-potong
- 1 liter santan kental
- 1 batang serai, memarkan
- 2 lembar daun salam
- 2 ruas lengkuas, memarkan
- Garam dan gula secukupnya
- Minyak goreng secukupnya
Bumbu Halus:
- 8 siung bawang merah
- 4 siung bawang putih
- 2 buah cabai merah (sesuai selera)
- 1 ruas kunyit
- 1 ruas jahe
- 1 sendok teh terasi bakar
Cara Membuat:
- Tumis bumbu halus hingga harum. Masukkan serai, daun salam, dan lengkuas. Aduk rata.
- Masukkan ikan, masak hingga berubah warna.
- Tuangkan santan, aduk perlahan agar santan tidak pecah.
- Masukkan singkah, masak hingga singkah empuk.
- Beri garam dan gula secukupnya. Koreksi rasa.
- Masak hingga matang dan bumbu meresap. Sajikan selagi hangat.
Kalumpe
Kalumpe adalah masakan sayur dari daun singkong yang ditumbuk halus, kemudian dimasak dengan bumbu khas dan ikan salai (ikan asap). Rasanya gurih, sedikit pedas, dan memiliki aroma asap yang khas.
Bahan-bahan:
- 500 gram daun singkong, rebus dan tumbuk halus
- 2 ekor ikan salai, suwir-suwir
- 1 liter santan
- 1 batang serai, memarkan
- 2 lembar daun salam
- Garam dan gula secukupnya
- Minyak goreng secukupnya
Bumbu Halus:
- 6 siung bawang merah
- 3 siung bawang putih
- 3 buah cabai merah (sesuai selera)
- 1 ruas kencur
- 1/2 sendok teh terasi bakar
Cara Membuat:
- Tumis bumbu halus hingga harum. Masukkan serai dan daun salam.
- Masukkan ikan salai, aduk rata.
- Tuangkan santan, aduk perlahan.
- Masukkan daun singkong yang sudah ditumbuk, aduk rata.
- Beri garam dan gula secukupnya. Koreksi rasa.
- Masak hingga matang dan kuah mengental. Sajikan selagi hangat.
Wadi Patin
Wadi adalah proses pengawetan ikan secara tradisional dengan cara fermentasi. Wadi patin adalah hidangan yang terbuat dari ikan patin yang difermentasi, kemudian digoreng atau dibakar. Rasanya asam gurih dan memiliki aroma yang khas.
Bahan-bahan:
- 1 ekor ikan patin, bersihkan
- Garam kasar secukupnya
- Beras sangrai, haluskan
- Air tajin (air cucian beras)
Cara Membuat:
- Lumuri ikan patin dengan garam kasar hingga merata.
- Taburi dengan beras sangrai yang sudah dihaluskan.
- Letakkan ikan dalam wadah yang kedap udara, kemudian siram dengan air tajin secukupnya.
- Tutup rapat dan diamkan selama 3-7 hari hingga ikan terfermentasi.
- Setelah proses fermentasi selesai, wadi patin siap diolah. Bisa digoreng, dibakar, atau dimasak dengan bumbu lain sesuai selera.
Selain resep-resep di atas, masih banyak lagi kuliner khas Kalimantan Tengah yang menunggu untuk dieksplorasi. Selamat mencoba!
Leave a Reply